Munadi
Sepatu VS 172 Sepatu Sneakers Kets dan Kasual Pria

Alhamdulillah, pesanan saya yang berupa Sepatu VS 172 Sepatu Sneakers Kets dan Kasual Pria sudah tiba di rumah hari ini pada pukul sekira 17.30. Sepatu berukuran 39 ini saya beli secara online dari Distro Bandung Official Shop (distrobdg.) melalui Shopee.

Harga sepatu bermerek Varka tersebut saat itu adalah Rp 126.000 Rp 99.999. Produk ini kala itu memang sedang didiskon dan masuk dalam program FLASH SALE. Namun, sekarang harganya sudah berubah meskipun masih terdapat potongan harga dengan persentase yang lebih kecil.

Saya memesan barang ini pada 9-12-2017 14:25 dengan nomor pesanan 7120915255KCJU. Lalu, saya membayarnya menggunakan mBanking BNI pada 14:28 di hari yang sama. Sedangkan penjual tercatat melakukan pengiriman pada 10-12-2017 13:30.

Sementara itu, layanan pengiriman yang saya pilih adalah JNE REG. Berikut sreenshot tracking details dari pengiriman barang tersebut.

Tacking Details JNE

Rincian dari produk tersebut adalah sebagai berikut.

Sepatu VS 172 Sepatu Sneakers Kets dan Kasual Pria bisa untuk jalan santai sekolah kuliah kerja, salah satu model baru dan trendy untuk anda miliki. Didesain untuk bisa dipakai dalam berbagai acara. Sangat nyaman dan kokoh saat anda pakai sehingga dapat menunjang penampilan dan kepercayaan diri anda. warna biru tersedia ukuran 39-43 dari bahan mesh+suede. Packing Sepatu + BOX

Produk ORIGINAL 100%
Model simple dan elegan trend terbaru
Kualitas bagus harga terjangkau
Nyaman saat dipakai Perawatan mudah
Produk tidak cocok bisa di RETUR
Munadi
Berkunjung ke Jembatan Kota Intan

Pernah melewati kawasan Kota Tua beberapa kali, baru sekarang ini (10/12/2017) saya berkesempatan mengunjungi Jembatan Kota Intan. Mendatangi salah satu bangunan cagar budaya di Jakarta ini memang sudah menjadi rencana saya beberapa hari sebelumnya.

Berangkat dari rumah sekira pukul 09.00 kurang, saya tidak langsung menuju ke sana, melainkan mampir dulu di lapak koran yang ada di Taman Meruya Ilir. Tetapi, tabloid yang saya cari tidak tersedia di situ.

Setelah itu, saya melanjutkan perjalanan. Namun, indikator bahan bakar sudah menunjukkan zona merah yang artinya tangki sepeda motor saya sudah mendekati kosong. Untuk itu, saya mengisi bensin dulu di pom bensin yang terletak di Jalan Kembang Kerep.

Tiba di pom bensin, antrean sepeda motor yang ingin mengisi bahan bakar sudah terlihat memanjang. Saya memutuskan untuk tetap menunggu antrean, meskipun beberapa sepeda motor di depan saya mengurungkan niatnya dan pergi mencari pom bensin di tempat lain.

Saya mengisi bahan bakar jenis Pertalite untuk sepeda motor yang digunakan saat itu dengan nilai Rp 20 ribu. Dengan uang segitu, tangki bahan bakar saya pun menjadi hampir penuh. Saya memberi uang kepada petugas pom bensin dengan nominal Rp 50 ribu dan saya diberi uang kembalian Rp 30 ribu.

Usai mengisi bensin, saya pun melanjutkan perjalanan lewat Jalan Kembang Kerep dan tembus ke Puri Indah. Sambung ke Jalan Kedoya Raya, lalu belok kiri masuk ke Jalan Panjang, kemudian belok kanan masuk ke Jalan Daan Mogot. Sesudah itu, belok kiri masuk ke Jalan Pangeran Tubagus Angke hingga akhirnya tiba di kawasan Kota Tua.

Setelah tiba di kawasan tersebut, saya pun memarkirkan kendaraan di lokasi yang dikhususkan untuk tempat parkir pengunjung wisata Kota Tua yang ada di Taman Intan. Tempat ini dapat diakses dari Jalan Cengkeh. Kemudian, saya berjalan kaki untuk menuju ke Jembatan Kota Intan yang letaknya tidak jauh dari tempat parkir tersebut.

Beberapa saat setelah saya tiba di jembatan tersebut, hujan pun turun dengan intensitas yang ringan. Sembari menunggu hujan reda, saya pun sempat mengobrol dengan seorang petugas di bawah tenda. Setelah hujan berhenti turun dan cuaca kembali cerah, saya pun mulai mengambil gambar dari beberapa titik di lokasi tersebut.
Munadi
Tautan Situs Versi Mobile

Tautan situs Munadiary di halaman penelusuran Google agak berbeda tampilannya bila diakses melalui mobile. Atau dengan kata lain jika Google dibuka lewat handphone.

Saya sendiri mengakses Google mobile menggunakan smartphone ASUS Zenfone 2 Laser untuk melihat tampilan tautan situs Munadiary.

Setelah saya mengetikkan kata kunci "munadiary" dan mengetap tombol pencarian, maka hasilnya bisa dilihat melalui screenshot di atas.

Pada gambar di atas terlihat hasil penelusuran utama masih disertai dengan ringkasan artikel. Namun, tautan situsnya hanya menampilkan judul-judulnya saja.

Sebagai informasi, saya membuat postingan ini juga lewat browser Chrome di hp ASUS tersebut. Selain itu, hari ini Google memperingati Kimchi Day. Kimchi merupakan makanan khas Korea.
Munadi
Tautan Situs atau Sitelink Google Munadiary

Tautan situs atau sitelink Google dari blog Munadiary ini masih eksis saja hingga hari ini. Saya lupa kapan tepatnya muncul pertama kali tautan situs tersebut di halaman pencarian Google.

Sejak awal dibuat, setelah mengganti tema atau template standar Blogger dengan Coffee Desk Blogger Template, blog ini tidak pernah gonta-ganti template. Tema tersebut merupakan template Blogger kesukaan saya.

Google sitelink atau tautan situs adalah tautan yang ditunjukkan di bawah hasil penelusuran Google. Gunanya adalah untuk membantu pengguna menavigasi situs yang dimaksud.

Sistem Google menganalisis struktur tautan situs untuk menemukan pintasan yang akan menghemat waktu pengguna dan memungkinkan mereka untuk menemukan informasi yang dicari dengan cepat.

Jika saya mengetikkan kata kunci "munadiary" di Google, maka hasil pencariannya tampak seperti gambar di atas. Nomor 1 adalah hasil penelusuran utama, sedangkan nomor 2 adalah tautan situs yang dimaksud.

Berikut ini adalah kutipan pernyataan Google yang saya dapatkan dari halaman Bantuan Search Google.
Kami hanya menampilkan tautan situs untuk hasil bila menurut kami bermanfaat bagi pengguna. Jika struktur situs Anda tidak mengizinkan algoritme kami menemukan tautan situs yang baik, atau jika menurut kami tautan situs untuk situs Anda tidak relevan dengan kueri pengguna, tautan tersebut tidak akan ditampilkan. 
Saat ini, tautan situs bersifat otomatis. Kami selalu berusaha untuk memperbaiki algoritme tautan situs kami, dan kami akan menyertakan masukan webmaster di waktu yang akan datang. Namun, ada praktik terbaik yang dapat Anda ikuti untuk meningkatkan kualitas tautan situs. Misalnya, untuk tautan internal situs, pastikan Anda menggunakan teks tautan dan teks alt yang informatif, singkat, dan menghindari pengulangan.
Label: 0 komentar | edit post
Munadi
2 Jenis Penghasilan dari PayTren

Ada 2 jenis penghasilan yang dapat diperoleh PayTren:

1. Komisi dari Penambahan Mitra (Jaringan)

Komisi ini didapat dari hasil penambahan mitra baru di bawah jaringan kita dan yang termasuk ke dalam kategori komisi ini adalah komisi referral, leadership, generasi leadership dan generasi referral.

Komisi tersebut akan dibayar MINGGUAN dan perhitungannya dimulai dari hari Senin - Minggu.

Jadi, komisi kita dari hari Senin sampai hari Minggu akan direkap dan ditotal oleh perusahaan. Kemudian, pada hari JUMAT depannya akan ditransfer secara otomatis oleh perusahaan dengan syarat:

Total Komisi Cash sudah mencapai Minimum Rp. 150.000 (masuk rekening)
Total Komisi Deposit sudah mencapai Minimum Rp. 50.000 (masuk deposit)

Untuk cek komisinya, ada di web pusat
buka office.paytren.co.id, lalu menu "KOMISI"

2. Komisi dari Transaksi

Komisi ini didapat dari hasil transaksi kita dan mitra-mitra di bawah kita.

Perhitungan komisinya adalah BULANAN, jadi dari tanggal 1 sampai akhir bulan. Seluruh transaksi kita dan mitra-mitra di bawah kita akan direkap dan ditotal. Kemudian, akan dibayarkan secara otomatis oleh perusahaan dalam bentuk deposit pada tanggal 15/16 bulan berikutnya.

dan Syarat Minimun Transfer komisinya adalah Rp. 1.000

Untuk cek komisi dari transaksi, bisa buka www.mytreni.com » Cashback » Cashback Trx

Berdasarkan info di atas, dapat disimpulkan:

1. Gaji Mingguan » dari penambahan mitra baru (jaringan)
2. Gaji Bulanan » dari transaksi mitra (pribadi dan komunitas)

Untuk Pendaftaran PayTren, Silakan Hubungi:

Munadi
WA: 082299101599

https://tn0533326.paytren.net
Munadi
Mengapa harga pulsa PayTren lebih mahal dari agen pulsa lainnya (terutama agen lokal)?

Murah itu lantaran agen lokal memakai stok lokal.

PayTren tidak dapat menggunakan stok lokal sebab mitra PayTren tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri. Stok yang digunakan PayTren otomatis stok nasional dan berpengaruh terhadap harga dasar yang diperolehnya (harga lebih mahal).

Karena kebijakan provider harus mengikuti aturan (Hard Cluster Provider) yang artinya pembelian dan penjualan pulsa harus berdasarkan stok wilayah atau daerah masing-masing.

Bila melanggar, maka PayTren akan kena sanksi/pelanggaran blacklist (stok hangus). Itulah alasan mengapa PayTren tidak bisa memakai stok lokal.

Itupun harga yang lebih tinggi biasanya untuk pulsa di bawah Rp 25 ribu saja, di atas Rp 25 ribu masih sesuai pasaran.

Itulah mengapa sebabnya bila kita mau isi pulsa via bank, kita tidak akan menemukan nominal pulsa di bawah Rp 25 ribu karena nominal tersebut dari provider-nya sudah tinggi.

Untuk pendaftaran PayTren, silakan hubungi:

Munadi
WA: 082299101599
http://tn0533326.paytren.net
Munadi
Klik Munadi Pakai Flow Magazine Blogger Template

Saya baru saja mengganti template blog Klik Munadi dengan Flow Magazine Blogger Template. Sebelumnya saya menggunakan Need Mag Blogger Template untuk blog yang saya kelola tersebut.

Template Blogger yang satu ini mempunyai tampilan yang elegan, bersih, dan simple. Tema ini cocok digunakan untuk blog pribadi dan website majalah. Karena itulah, saya tertarik untuk menggunakannya di blog tersebut.

Beberapa fitur yang terdapat pada template ini di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Responsive
  • SEO Friendly
  • Google Testing Tool Validator
  • Mobile Friendly
  • Custom 404 Page
  • Fast Loading
  • Dan masih banyak lagi yang lainnya


Meskipun saya sudah memakai template yang baru, namun saya belum membuat logo baru untuk blog Klik Munadi tersebut. Selain itu, saya juga belum mengaktifkan fitur salah satu gadget yang ada di template tersebut.
Label: 0 komentar | edit post
Munadi
SMS Tak Jelas Arahkan ke Premium Call 0809xxxxxx

Saat sedang membuat pos baru di Klik Munadi Marketplace, tiba-tiba saja smartphone saya berbunyi tanda ada SMS yang masuk. Langsung saja, saya meraih ponsel tersebut dan membuka pesan singkat tersebut. Setelah dilihat, ternyata SMS tersebut berasal dari nomor yang tidak saya kenal.

SMS tersebut berasal dari nomor Telkomsel dan masuk ke nomor Telkomsel saya. Perlu diketahui, saya menggunakan 2 nomor di ponsel pintar tersebut lantaran hp itu sudah mendukung Dual SIM. Slot SIM yang pertama saya gunakan untuk nomor Tri, sementara slot yang lain, saya pakai untuk kartu Telkomsel.

Setelah membaca isi pesan tersebut, saya merasa heran dan bingung juga karena isinya seolah-olah saya mengenal pengirim dari SMS itu. Inti dari pesan tersebut adalah menyuruh saya untuk menghubungi nomor yang tertera. Namun, begitu saya teliti, nomor itu adalah nomor tidak biasa atau nomor premium call. Nomor tersebut adalah 08091401142.

Jika saya ketikkan, maka pesan singkat yang dikirim dari nomor +6285294936479 berbunyi sebagai berikut.
hai lg apa? kayakny klo aq perhatiin km sibuk terus ya, sampe aq lewat aj k g tau, tlp aq donk k noi08091401142 NO S3X & S4RA ..

SMS tak jelas tersebut sudah jelas merupakan SMS penipuan. Oleh sebab itu, jangan sampai terpancing untuk menghubungi nomor tersebut atau semacamnya jika tidak ingin pulsa terkuras habis atau mengalami kerugian lainnya. Waspadalah!!
Munadi
Bikin posting baru lagi di blog Munadiary setelah 7 bulan saya tidak perbarui blog ini. Angka 7 bulan ini tercipta setelah saya melihat artikel terbaru blog ini diterbitkan pada 7 Juli 2016. Sementara sekarang sudah tanggal 16 Februari 2017. Selang satu hari setelah pelaksanaan Pilkada Serentak di 101 daerah di Indonesia.

Postingan ini juga menandai artikel pertama yang saya ketik dan terbitkan melalui perangkat smartphone ASUS Zenfone 2 Laser. Untuk blog yang lain, saya memang pernah menulis dan menerbitkan pos dari perangkat ponsel pintar ini. Sedangkan web browser yang saya gunakan adalah Chrome.

Di tahun 2017 ini, saya masih mempertahankan Coffee Desk Blogger Template untuk dipakai di blog Munadiary ini meskipun sekarang sudah zamannya template responsif dan AMP. Sedangkan untuk tampilan yang diakses melalui perangkat mobile, saya memanfaatkan template tampilan seluler yang memang disediakan oleh pihak Blogger sendiri.

Sementara itu, berbicara mengenai umur blog, blog ini telah berusia 2 tahun. Pasalnya, blog ini dibuat pada bulan Desember 2014 lalu. Namun, blog ini baru memiliki jumlah artikel sebanyak 50-an saja. Seandainya saya menulis setiap hari atau seminggu sekali secara konsisten, tentunya artikel di blog ini sudah mencapai angka ratusan.

Kiranya sampai di sini dulu saya menulis artikel ini. Bagi yang sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel ini, saya ucapkan terima kasih banyak.
Label: 0 komentar | edit post
Munadi
Hotel Riche Malang

Selama berada di Malang, saya dan teman-teman menginap di Hotel Riche. Sebelum check out dari hotel untuk menghadiri acara pernikahan Budi Trisnowo di daerah Kepanjen, kami meluangkan waktu sejenak guna berfoto di depan bangunan hotel tersebut. Pengambilan foto ini dilakukan dengan bantuan seorang tamu wanita dari hotel tersebut.

Hotel Riche merupakan hotel pertama yang berdiri di Kota Malang. Hotel ini dibangun pada tahun 1930 sehingga arsitektur bangunannya bergaya Belanda. Namun, hotel ini telah mengalami renovasi dan perbaikan sehingga kami merasa nyaman menginap di sini. Meskipun sudah direnovasi, tetapi masih mempertahankan konsep kunonya karena hotel ini adalah bangunan cagar budaya di Kota Malang.

Hotel Riche Heritage Malang

Konsep penginapan pertama ini berada benar-benar di pusat kota lantaran dibangun pada zaman kolonial Belanda. Hotel ini terletak di seberang Alun Alun Malang, dekat sekali dengan gereja GPIB, Masjid Agung Kota Malang, Toko Oen (restoran tertua di Kota Malang), dan Kantor Pos Besar. Oleh karena itu, banyak tempat yang bisa dikunjungi dengan berjalan kaki bila menginap di Hotel Riche ini.

Hotel Riche beralamat di Jl. Basuki Rahmat No. 1, Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119, Indonesia. Berikut peta lokasi dari Hotel Riche.

Label: 0 komentar | edit post
Munadi
Alun-alun Merdeka Malang

Saya menyempatkan diri untuk berfoto di Alun-alun Malang sebelum menghadiri acara pernikahan Budi Trisnowo, teman seangkatan saya ketika bersekolah di SMA Negeri 85 Jakarta. Pernikahannya sendiri dilaksanakan di rumah mempelai wanita di daerah Kepanjen, Malang.

Minggu pagi, 25 September 2016, saya bersama Renaldi Rahmad, seorang teman lainnya, berjalan kaki dari Hotel Riche menuju Alun Alun Malang. Hotel tersebut adalah tempat di mana kami menginap bersama teman-teman lainnya. Letak hotel ini memang berdekatan dengan alun-alun kebanggaan warga Kota Malang tersebut. Sesampainya di alun-alun, teman saya ini memotret diri saya menggunakan kamera smartphone-nya dengan latar belakang tulisan ALUN ALUN MALANG.

Alun-alun Malang merupakan salah satu dari alun-alun yang terdapat di Malang. Alun-alun yang satu ini disebut pula dengan Alun-alun Jami' lantaran lokasinya yang tepat berada di depan Masjid Jami' kebanggaan warga Malang. Sementara itu, alun-alun lainnya bernama Alun-Alun Bundar karena memang bentuknya seperti lingkaran dan alun-alun ini terletak tepat di depan Balai Kota.

Alun-alun kota Malang merupakan ikon kota Malang yang juga berfungsi sebagai tempat rekreasi. Letak alun-alun ini memang strategis dan tepat berada di jantung kota Malang serta dikelilingi oleh beberapa pusat perbelanjaan terkemuka seperti Ramayana, Sarinah, Mitra, Gajah Mada Plaza, dan Malang Plaza. Di samping itu, lokasi alun-alun ini juga dekat dengan instansi pemerintahan serta beberapa fasilitas umum seperti hotel, kantor pos, bank, masjid, dan gereja.

Berikut peta lokasi dari Alun Alun Malang yang beralamat di Jl. Merdeka Selatan, Kauman, Klojen, Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119, Indonesia.

Label: 0 komentar | edit post
Munadi
Jika kemarin saya mengetikkan kata kunci "munadiary", maka pada kali ini saya mengetik "pos pertama blog munadiary" di kotak pencarian Google. Bagaimana hasilnya? Apakah saya menemukan sesuatu yang menarik seperti halnya dengan "munadiary"?

Tiga hasil pencarian teratas menunjukkan tautan-tautan dari blog Munadiary. Tautan pertama adalah artikel yang berjudul "Pos Pertama Blog Munadiary". Kemudian, tautan ke-dua menunjukkan posting bertajuk ""Pos Pertama Blog Munadiary" Ada di Blog Lain". Sedangkan tautan ke-tiga adalah laman beranda blog Munadiary.

Sementara itu, ada hal yang menarik yang saya jumpai di tautan yang ke-empat. Pada tautan tersebut, saya mengenali salah satu judul artikel yang pernah saya buat di blog Munadiary. Judul pos yang terlihat tersebut adalah "Memasang Iklan AdSense di Blog". Hal yang lebih meyakinkan adalah pada deskripsi tautan tersebut terdapat kata kunci "blog Munadiary".

Artikel yang saya curigai tersebut sebagai milik saya ternyata terdapat di blog yang berjudul "Belajar Internet Marketing". URL-nya laman beranda-nya adalah www.bloggeit.tk.

Setelah saya klik tautan tersebut dan saya baca isinya, ternyata artikel itu memang copy-paste dari blog Munadiary. Posting tersebut yang terdapat di blog "Belajar Internet Marketing" bertanggal Monday, May 11, 2015.

Artikel itu tercatat dipublikasikan pada 2:37 AM oleh bloggeit. Selain bloggeit, blog tersebut juga memiliki kontributor yang bernama agas.

Apakah hanya satu artikel saja yang di-copy-paste dari blog Munadiary? Saya akan lihat isi blog tersebut pada kesempatan di lain waktu.
Label: 0 komentar | edit post
Munadi
Saya sering mengetikkan kata kunci "munadiary" di Google melalui browser BlackBerry 9230. Hasilnya adalah laman beranda blog ini memang muncul di urutan pertama dan diikuti 6 sitelink dari pos atau laman.

Ada hal yang menarik di hasil pencarian dengan kata kunci ini. Apa itu? Ternyata hasilnya menunjukkan judul dari salah satu artikel blog ini tetapi dengan blog yang berbeda.

Judul yang saya maksud adalah "Pos Pertama Blog Munadiary". Judul ini sama persis dengan yang ada di blog Munadiary. Dugaan saya sih ini memang disalin dari artikel saya dan ditempel di blog tersebut. Setelah saya buka tautan tersebut, isinya memang sama persis dengan artikel pertama yang saya terbitkan di blog Munadiary.

Blog yang menyalin artikel pertama saya tersebut berjudul "Monggo Pinarak" dengan alamat di malespost.blogspot.com. Profil Google Plus dari penulis blog tersebut bernama Nawang Endel. Dia adalah wanita sesuai dengan informasi dasar yang tertera di profil tersebut.

Blog "Monggo Pinarak" tersebut hanya berisi satu artikel saja. Artikel saya yang di-copy paste tersebut bertanggal 10 Desember 2014. Padahal, saya memublikasikan artikel itu pada 11 Desember 2014. Mungkin dia belum mengatur tanggal blog menjadi WIB atau WITA atau WIT sesuai di mana dia tinggal di Indonesia.

Entah dari mana dia mengetahui dan kapan dia menyalin artikel tersebut serta tujuan dari itu semua, saya tidak mengetahuinya.
Label: 0 komentar | edit post
Munadi
Sudah 2 hari ini, saya merasakan sakit di bagian perut. Mungkinkah saya menderita sakit maag? Saya belum mengetahuinya secara pasti karena saya belum memeriksakan diri ke dokter.

Oh ya, dua hari ini adalah dua hari terakhir di dalam bulan Ramadhan 1437 H. Artinya, selama menjalankan puasa tahun ini, baru 2 hari belakangan ini saya merasakan yang seperti sakit maag.

Kemarin, saya mulai merasakan sakit di bagian perut beberapa menit setelah saya selesai membersihkan kamar mandi. Dalam membersihkan ruangan tersebut, saya menggunakan WPC Extra Kuat untuk membersihkan lantai maupun dinding kolam yang berada di kamar mandi itu.

Penggunaan WPC tersebut memang tidak boleh sembarangan. Salah satu peraturannya adalah cairan tersebut tidak boleh tertelan. Kalau sampai tertelan, minum air yang banyak dan harus ke dokter dengan membawa kemasan produk tersebut.

Saya memang tidak menelan cairan tersebut, tapi sempat menghirupnya secara tidak sengaja. Meskipun begitu, saya rasa hal ini juga berbahaya jika mengalaminya. Mungkinkah penyakit yang rasakan ada hubungannya dengan hal ini?

Siang ini sebelum jam 12, saya juga merasakan hal yang sama seperti kemarin, yaitu sakit di sekitar area perut, entah di lambung atau di paru-paru, saya tidak mengetahuinya secara pasti. Tidak beberapa lama kemudian, saya tertidur dan tidak merasakan sakitnya. Namun, setelah terbangun dan beberapa saat kemudian, rasa sakit itu kembali muncul.
Munadi
Satu hari satu artikel merupakan cita-cita yang tujukan saya untuk blog Munadiary di bulan Juli ini. Bahkan, kalau bisa, saya bisa mewujudkan hal tersebut dalam setiap bulannya. Meskipun untuk bulan Juli ini cita-cita tersebut belum menjadi nyata, namun hal ini bukan berarti mustahil untuk terjadi jika saya berusaha semaksimal mungkin.

Memposting satu hari satu artikel, mungkin bukanlah merupakan sesuatu yang sulit bagi sebagian orang. Bahkan, tidak sedikit orang yang mampu mengisi blognya dengan 10 artikel baru atau lebih. Hal ini sepertinya mudah saja bagi mereka yang sudah rutin melakukannya.

Walaupun blog ini termasuk blog yang bebas, dalam artian saya bisa mengisi artikel dengan tema apapun, tetapi untuk mendapatkan ide postingannya adalah terbilang sulit buat saya. Ya, blog ini memang saya isi dengan artikel-artikel sesuai dengan ide yang terdapat di dalam pikiran saya ketika itu.

Blog yang dalam setiap harinya memublikasikan artikel baru adalah baik di mata mesin pencari seperti Google. Terlebih lagi, jika blog tersebut mempunyai artikel-artikel yang banyak dicari oleh orang atau pengunjung internet. Kalau blog ini sih isinya kebanyakan tentang kegiatan saya sehari-hari saja.

Akhirnya, cukup sampai di sini saya menulis artikel yang bertajuk "Satu Hari Satu Artikel" ini. Memang coretan kali ini terbilang pendek, tapi tidak apa-apa, hitung-hitung untuk menambah arsip blog di bulan Juli ini.
Label: 0 komentar | edit post
Munadi
Menerbitkan artikel baru di Blogger bisa dilakukan dari beragam perangkat. Selain dari komputer desktop atau laptop, update posting baru di blog juga dapat melalui smartphone atau ponsel pintar. Nah, saya sendiri sering posting artikel blog ini dari BlackBerry 9320 yang saya miliki.

Menulis dan mempublish artikel via ponsel BB ini memang tidak senyaman saat melakukannya di laptop. Pasalnya, tidak ada aplikasi Blogger untuk BB. Selain itu, tampilan situs Blogger saat dibuka lewat browser juga terasa tidak nyaman. Seperti diketahui, layar ponsel ini terasa begitu sempit.

Kendala lain yang saya temui saat menerbitkan artikel blog melalui hp BB ini adalah saya tidak bisa menggunggah gambar secara langsung. Oleh karena itu, artikel-artikel blog ini yang dipublish dari ponsel tidak ada gambarnya.

Langkah-langkah yang biasa saya lakukan untuk menerbitkan artikel blog ini dari BlackBerry adalah, pertama, saya mengetikkan tulisan artikel terlebih dahulu di aplikasi "Buku Memo". Setelah artikel selesai dibuat, kemudian saya menyalinnya. Saya lebih suka menulis artikel di aplikasi ini karena jika langsung menuliskannya di Blogger, pengetikannya terasa kurang lancar.

Langkah selanjutnya, saya pindah aplikasi dan beralih ke browser internet untuk masuk ke akun Blogger. Sesudah berhasil masuk, saya langsung menuju tautan "Entri Baru". Saat berada di laman pengeditan artikel, saya ketikkan judul artikel. Lalu, saya isi label yang diinginkan. Kemudian, saya menempelkan artikel yang sudah saya salin tadi di area pembuatan artikel di bagian "HTML". Setelah semuanya siap, berikutnya saya mengeklik tombol "Publikasikan" warna jingga di sekitar pojok kanan atas.

Setelah artikel berhasil terbit, lalu saya keluar dari akun Blogger tersebut. Kemudian, saya pindah aplikasi untuk kembali ke "Buku Memo" dan membuang tulisan yang saya buat tadi. Saya memang sengaja untuk tidak menyimpannya agar tidak memakan ruang penyimpanan memori.

Nah, itulah cara yang biasa saya lakukan untuk menerbitkan artikel dari handphone BlackBerry Armstrong ini. Meskipun tanpa gambar, saya tetap bisa update blog Munadiary ini.
Label: 0 komentar | edit post
Munadi
Pagi ini, sehabis makan sahur di bulan Ramadhan 1437 H, hari ke-27, saya mendengarkan radio Delta FM Jakarta, 99,1 FM melalui sebuah ponsel IMO W8000. Setelah sebelumnya muter-muter cari stasiun radio, akhirnya saya berhenti di situ. Tidak lama setelah itu, radio tersebut memutar salah satu lagu band GIGI yang berjudul "11 Januari".

Mendengar lagu GIGI tersebut, saya teringat akan sosok seseorang. Seseorang yang belum pernah saya lihat secara langsung, melainkan hanya melalui suaranya saja. Ya, saya memang belum pernah ketemu sama dia karena komunikasi cuma lewat telponan dan SMS ketika itu.

Seseorang yang saya maksud ini adalah seorang cewek. Lalu, apa hubungannya cewek tersebut dengan lagu "11 Januari" ini? Pada suatu kesempatan saya berbicara dengannya lewat ponsel, dia pernah menyanyikan lagu tersebut dan saya mendengarkannya dengan rasa damai.

Kalau saya tidak salah ingat, lagu ini seperti ada hubungannya dengan kisah kerabatnya. Saya lupa cerita sebenarnya yang dia ungkapkan. Yang saya ingat adalah saat dia menyanyikan lagu tersebut. Sampai sekarang masih terngiang di telinga saya. "11 Januari" merupakan salah satu lagu yang jika saya mendengarnya, maka saya akan kembali mengingatnya. Meskipun tanpa mendengar lagu yang manapun, saya tetap tidak melupakannya.

Sekarang, saya tidak mengetahui kabarnya bagaimana. Apakah dia masih di Tangerang atau di mana, saya tidak tahu. Pasalnya, saya kehilangan kontak dengannya sejak beberapa tahun yang lalu. Semoga saya bisa kembali menemukannya.
Munadi
Alhamdulillah, di awal bulan ini, saya bisa posting lagi di blog Munadiary. Tanggal 1 Juli ini juga diperingati sebagai Hari Bhayangkara.

Kali ini, saya akan menulis sebuah catatan tentang kartu Loop dari Telkomsel yang sedang saya gunakan di salah satu ponsel lainnya. Kartu GSM lain yang juga saya pakai sekarang ini adalah Tri atau 3.

Ceritanya begini, kartu Loop saya itu kan memiliki masa aktif sampai tanggal 30 Juni kemarin. Setelah tanggal tersebut, artinya kartu ini akan memasuki masa tenggang. Namun, dini hari tadi, saya menerima SMS dari TELKOMSEL yang menyatakan bahwa masa aktif kartu ini diperpanjang.

SMS yang tercatat masuk pukul 02:17 itu berbunyi sebagai berikut.

"Penggunaan terakhir anda adalah 73705.00 dan telah memenuhi pemakaian pulsa minimum. Masa aktif kartu anda diperpanjang selama 90 hari dan akan aktif sampai 29/09/2016"

Cukup lama juga masa aktif perpanjangannya, yaitu selama 3 bulan. Jadi, tanpa diisi pulsa kartunya masih akan aktif selama 90 hari ke depan. Kartu ini memang jarang digunakan. Kecuali kalau ada keperluan untuk menelepon yang mendesak, baru akan diisi ulang pulsa.

Sebenarnya, saya juga kurang mengetahui informasi mengenai berapa pemakaian pulsa minimum agar bisa mendapatkan fitur perpanjangan masa aktif tersebut.

Jika tidak ada perpanjangan ini, sebelumnya saya berencana untuk mengisi ulang pulsa kartu tersebut sebelum masa tenggangnya berakhir agar saya bisa terus menggunakan nomor itu.
Munadi
Menjelang tidur pada malam Jum'at di akhir Juni ini, saya ingin menuliskan sedikit tentang enaknya menggunakan paket internet 24 jam. Saat ini, saya memang mendaftarkan paket BRONET Axis 5GB 24 jam untuk modem di laptop.

Buat saya, paket internet 24 jam adalah bisa bebas internetan tanpa khawatir kuota habis. Betapa tidak, kalau sebelumnya saya memakai Loop dari Telkomsel yang mana kuota dalam jumlah besar hanya bisa dinikmati sampai jam 9 pagi saja. Sedangkan sebagian kecil kuotanya untuk siang hari hingga malam.

Semakin murah harga paket internet Loop, maka semakin sedikit kuota yang dapat dipakai di siang hari. Paket internet Loop yang paling murah yang terakhir saya beli kemarin adalah Rp 47.500. Berapa kuota yang saya dapat untuk digunakan jam 9 pagi ke atas? Cuma 600 MB. Bagi saya, jumlah tersebut tidak cukup untuk internetan di siang hari selama sebulan. Jika saya ingin mendapatkan kuota yang lebih besar, maka tentunya saya harus merogoh kocek lebih dalam lagi.

Nah, sudah 4 hari ini saya memakai paket internet dari Axis dengan kuota 5GB yang bisa digunakan selama 24 jam tanpa pembagian waktu kuota. Masa aktif dari paket ini adalah 60 hari. Dengan menggunakan paket ini, saya tidak merasa khawatir akan kehabisan kuota sebelum masa aktifnya berakhir. Tidak apa-apa meskipun belum 60 hari kuotanya sudah habis.

Kiranya cukup sampai di sini, saya membuat artikel ini di hari ke-30 bulan Juni tahun 2016. Pasalnya, besok sudah berganti tanggal dan berganti bulan, yaitu bulan Juli.
Munadi
Saya sudah menggunakan kartu Axis untuk modem guna internetan di laptop selama 3 hari ini. Sebelumnya selama beberapa bulan ke belakang, saya memakai kartu Loop dari Telkomsel. Di dalam memakai Axis ini, ada beberapa perbedaan yang saya rasakan saat internetan dibandingkan dengan menggunakan Loop.

Saya membayar Rp 59.800 untuk internetan dengan memakai Axis ini. Paket internetan yang saya gunakan adalah Paket BRONET 5GB. Sebenarnya, paket ini berharga Rp 49.900, namun dengan pembagian: 2,5 GB di jam 00:00 - 06:00 dan 2,5 GB lagi di 00:00 - 23:59. Sementara dengan tambahan Rp 9.900, saya bisa menikmati 5GB tersebut selama 24 jam. Masa aktif paket ini adalah 60 hari.

Sedangkan saat masih memakai Loop, dengan harga sekira Rp 60 ribuan, saya dapat membeli paket internet dengan kuota sebesar 12,2 GB. Tetapi, itu masih dibagi-bagi lagi di mana 11GB hanya bisa digunakan di jam 00.00 - 09.00. Sementara sisanya sebesar 1,2GB dapat dipakai selama 24 jam. Di sini terlihat kuota dengan jumlah yang lebih besar berada di tengah malam sampai pagi.

Dengan harga yang hampir sama, kuota Loop memang jauh lebih besar. Tetapi, waktunya itu lho yang berada di jam-jam saya istirahat atau tidur. Tentunya di waktu-waktu tersebut saya sedang ngantuk-ngantuknya. Memang sih kuota yang besar itu menguntungkan saat saya banyak mengunggah video ke youtube dengan ukuran file yang besar-besar juga.

Soal kecepatan internet, saya merasa kalau Loop itu memang lebih baik dari Axis. Meskipun Loop juga terkadang lambat di waktu-waktu tertentu. Axis juga kalau lagi lancar, ya baik-baik saja. Semua memang tidak ada yang sempurna. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.