Bikin posting baru lagi di blog Munadiary setelah 7 bulan saya tidak perbarui blog ini. Angka 7 bulan ini tercipta setelah saya melihat artikel terbaru blog ini diterbitkan pada 7 Juli 2016. Sementara sekarang sudah tanggal 16 Februari 2017. Selang satu hari setelah pelaksanaan Pilkada Serentak di 101 daerah di Indonesia.
Postingan ini juga menandai artikel pertama yang saya ketik dan terbitkan melalui perangkat smartphone ASUS Zenfone 2 Laser. Untuk blog yang lain, saya memang pernah menulis dan menerbitkan pos dari perangkat ponsel pintar ini. Sedangkan web browser yang saya gunakan adalah Chrome.
Di tahun 2017 ini, saya masih mempertahankan Coffee Desk Blogger Template untuk dipakai di blog Munadiary ini meskipun sekarang sudah zamannya template responsif dan AMP. Sedangkan untuk tampilan yang diakses melalui perangkat mobile, saya memanfaatkan template tampilan seluler yang memang disediakan oleh pihak Blogger sendiri.
Sementara itu, berbicara mengenai umur blog, blog ini telah berusia 2 tahun. Pasalnya, blog ini dibuat pada bulan Desember 2014 lalu. Namun, blog ini baru memiliki jumlah artikel sebanyak 50-an saja. Seandainya saya menulis setiap hari atau seminggu sekali secara konsisten, tentunya artikel di blog ini sudah mencapai angka ratusan.
Kiranya sampai di sini dulu saya menulis artikel ini. Bagi yang sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel ini, saya ucapkan terima kasih banyak.
Jika kemarin saya mengetikkan kata kunci "munadiary", maka pada kali ini saya mengetik "pos pertama blog munadiary" di kotak pencarian Google. Bagaimana hasilnya? Apakah saya menemukan sesuatu yang menarik seperti halnya dengan "munadiary"?
Tiga hasil pencarian teratas menunjukkan tautan-tautan dari blog Munadiary. Tautan pertama adalah artikel yang berjudul "Pos Pertama Blog Munadiary". Kemudian, tautan ke-dua menunjukkan posting bertajuk ""Pos Pertama Blog Munadiary" Ada di Blog Lain". Sedangkan tautan ke-tiga adalah laman beranda blog Munadiary.
Sementara itu, ada hal yang menarik yang saya jumpai di tautan yang ke-empat. Pada tautan tersebut, saya mengenali salah satu judul artikel yang pernah saya buat di blog Munadiary. Judul pos yang terlihat tersebut adalah "Memasang Iklan AdSense di Blog". Hal yang lebih meyakinkan adalah pada deskripsi tautan tersebut terdapat kata kunci "blog Munadiary".
Artikel yang saya curigai tersebut sebagai milik saya ternyata terdapat di blog yang berjudul "Belajar Internet Marketing". URL-nya laman beranda-nya adalah www.bloggeit.tk.
Setelah saya klik tautan tersebut dan saya baca isinya, ternyata artikel itu memang copy-paste dari blog Munadiary. Posting tersebut yang terdapat di blog "Belajar Internet Marketing" bertanggal Monday, May 11, 2015.
Artikel itu tercatat dipublikasikan pada 2:37 AM oleh bloggeit. Selain bloggeit, blog tersebut juga memiliki kontributor yang bernama agas.
Apakah hanya satu artikel saja yang di-copy-paste dari blog Munadiary? Saya akan lihat isi blog tersebut pada kesempatan di lain waktu.
Saya sering mengetikkan kata kunci "munadiary" di Google melalui browser BlackBerry 9230. Hasilnya adalah laman beranda blog ini memang muncul di urutan pertama dan diikuti 6 sitelink dari pos atau laman.
Ada hal yang menarik di hasil pencarian dengan kata kunci ini. Apa itu? Ternyata hasilnya menunjukkan judul dari salah satu artikel blog ini tetapi dengan blog yang berbeda.
Judul yang saya maksud adalah "Pos Pertama Blog Munadiary". Judul ini sama persis dengan yang ada di blog Munadiary. Dugaan saya sih ini memang disalin dari artikel saya dan ditempel di blog tersebut. Setelah saya buka tautan tersebut, isinya memang sama persis dengan artikel pertama yang saya terbitkan di blog Munadiary.
Blog yang menyalin artikel pertama saya tersebut berjudul "Monggo Pinarak" dengan alamat di malespost.blogspot.com. Profil Google Plus dari penulis blog tersebut bernama Nawang Endel. Dia adalah wanita sesuai dengan informasi dasar yang tertera di profil tersebut.
Blog "Monggo Pinarak" tersebut hanya berisi satu artikel saja. Artikel saya yang di-copy paste tersebut bertanggal 10 Desember 2014. Padahal, saya memublikasikan artikel itu pada 11 Desember 2014. Mungkin dia belum mengatur tanggal blog menjadi WIB atau WITA atau WIT sesuai di mana dia tinggal di Indonesia.
Entah dari mana dia mengetahui dan kapan dia menyalin artikel tersebut serta tujuan dari itu semua, saya tidak mengetahuinya.
Sudah 2 hari ini, saya merasakan sakit di bagian perut. Mungkinkah saya menderita sakit maag? Saya belum mengetahuinya secara pasti karena saya belum memeriksakan diri ke dokter.
Oh ya, dua hari ini adalah dua hari terakhir di dalam bulan Ramadhan 1437 H. Artinya, selama menjalankan puasa tahun ini, baru 2 hari belakangan ini saya merasakan yang seperti sakit maag.
Kemarin, saya mulai merasakan sakit di bagian perut beberapa menit setelah saya selesai membersihkan kamar mandi. Dalam membersihkan ruangan tersebut, saya menggunakan WPC Extra Kuat untuk membersihkan lantai maupun dinding kolam yang berada di kamar mandi itu.
Penggunaan WPC tersebut memang tidak boleh sembarangan. Salah satu peraturannya adalah cairan tersebut tidak boleh tertelan. Kalau sampai tertelan, minum air yang banyak dan harus ke dokter dengan membawa kemasan produk tersebut.
Saya memang tidak menelan cairan tersebut, tapi sempat menghirupnya secara tidak sengaja. Meskipun begitu, saya rasa hal ini juga berbahaya jika mengalaminya. Mungkinkah penyakit yang rasakan ada hubungannya dengan hal ini?
Siang ini sebelum jam 12, saya juga merasakan hal yang sama seperti kemarin, yaitu sakit di sekitar area perut, entah di lambung atau di paru-paru, saya tidak mengetahuinya secara pasti. Tidak beberapa lama kemudian, saya tertidur dan tidak merasakan sakitnya. Namun, setelah terbangun dan beberapa saat kemudian, rasa sakit itu kembali muncul.
Satu hari satu artikel merupakan cita-cita yang tujukan saya untuk blog Munadiary di bulan Juli ini. Bahkan, kalau bisa, saya bisa mewujudkan hal tersebut dalam setiap bulannya. Meskipun untuk bulan Juli ini cita-cita tersebut belum menjadi nyata, namun hal ini bukan berarti mustahil untuk terjadi jika saya berusaha semaksimal mungkin.
Memposting satu hari satu artikel, mungkin bukanlah merupakan sesuatu yang sulit bagi sebagian orang. Bahkan, tidak sedikit orang yang mampu mengisi blognya dengan 10 artikel baru atau lebih. Hal ini sepertinya mudah saja bagi mereka yang sudah rutin melakukannya.
Walaupun blog ini termasuk blog yang bebas, dalam artian saya bisa mengisi artikel dengan tema apapun, tetapi untuk mendapatkan ide postingannya adalah terbilang sulit buat saya. Ya, blog ini memang saya isi dengan artikel-artikel sesuai dengan ide yang terdapat di dalam pikiran saya ketika itu.
Blog yang dalam setiap harinya memublikasikan artikel baru adalah baik di mata mesin pencari seperti Google. Terlebih lagi, jika blog tersebut mempunyai artikel-artikel yang banyak dicari oleh orang atau pengunjung internet. Kalau blog ini sih isinya kebanyakan tentang kegiatan saya sehari-hari saja.
Akhirnya, cukup sampai di sini saya menulis artikel yang bertajuk "Satu Hari Satu Artikel" ini. Memang coretan kali ini terbilang pendek, tapi tidak apa-apa, hitung-hitung untuk menambah arsip blog di bulan Juli ini.
Menerbitkan artikel baru di Blogger bisa dilakukan dari beragam perangkat. Selain dari komputer desktop atau laptop, update posting baru di blog juga dapat melalui smartphone atau ponsel pintar. Nah, saya sendiri sering posting artikel blog ini dari BlackBerry 9320 yang saya miliki.
Menulis dan mempublish artikel via ponsel BB ini memang tidak senyaman saat melakukannya di laptop. Pasalnya, tidak ada aplikasi Blogger untuk BB. Selain itu, tampilan situs Blogger saat dibuka lewat browser juga terasa tidak nyaman. Seperti diketahui, layar ponsel ini terasa begitu sempit.
Kendala lain yang saya temui saat menerbitkan artikel blog melalui hp BB ini adalah saya tidak bisa menggunggah gambar secara langsung. Oleh karena itu, artikel-artikel blog ini yang dipublish dari ponsel tidak ada gambarnya.
Langkah-langkah yang biasa saya lakukan untuk menerbitkan artikel blog ini dari BlackBerry adalah, pertama, saya mengetikkan tulisan artikel terlebih dahulu di aplikasi "Buku Memo". Setelah artikel selesai dibuat, kemudian saya menyalinnya. Saya lebih suka menulis artikel di aplikasi ini karena jika langsung menuliskannya di Blogger, pengetikannya terasa kurang lancar.
Langkah selanjutnya, saya pindah aplikasi dan beralih ke browser internet untuk masuk ke akun Blogger. Sesudah berhasil masuk, saya langsung menuju tautan "Entri Baru". Saat berada di laman pengeditan artikel, saya ketikkan judul artikel. Lalu, saya isi label yang diinginkan. Kemudian, saya menempelkan artikel yang sudah saya salin tadi di area pembuatan artikel di bagian "HTML". Setelah semuanya siap, berikutnya saya mengeklik tombol "Publikasikan" warna jingga di sekitar pojok kanan atas.
Setelah artikel berhasil terbit, lalu saya keluar dari akun Blogger tersebut. Kemudian, saya pindah aplikasi untuk kembali ke "Buku Memo" dan membuang tulisan yang saya buat tadi. Saya memang sengaja untuk tidak menyimpannya agar tidak memakan ruang penyimpanan memori.
Nah, itulah cara yang biasa saya lakukan untuk menerbitkan artikel dari handphone BlackBerry Armstrong ini. Meskipun tanpa gambar, saya tetap bisa update blog Munadiary ini.
Pagi ini, sehabis makan sahur di bulan Ramadhan 1437 H, hari ke-27, saya mendengarkan radio Delta FM Jakarta, 99,1 FM melalui sebuah ponsel IMO W8000. Setelah sebelumnya muter-muter cari stasiun radio, akhirnya saya berhenti di situ. Tidak lama setelah itu, radio tersebut memutar salah satu lagu band GIGI yang berjudul "11 Januari".
Mendengar lagu GIGI tersebut, saya teringat akan sosok seseorang. Seseorang yang belum pernah saya lihat secara langsung, melainkan hanya melalui suaranya saja. Ya, saya memang belum pernah ketemu sama dia karena komunikasi cuma lewat telponan dan SMS ketika itu.
Seseorang yang saya maksud ini adalah seorang cewek. Lalu, apa hubungannya cewek tersebut dengan lagu "11 Januari" ini? Pada suatu kesempatan saya berbicara dengannya lewat ponsel, dia pernah menyanyikan lagu tersebut dan saya mendengarkannya dengan rasa damai.
Kalau saya tidak salah ingat, lagu ini seperti ada hubungannya dengan kisah kerabatnya. Saya lupa cerita sebenarnya yang dia ungkapkan. Yang saya ingat adalah saat dia menyanyikan lagu tersebut. Sampai sekarang masih terngiang di telinga saya. "11 Januari" merupakan salah satu lagu yang jika saya mendengarnya, maka saya akan kembali mengingatnya. Meskipun tanpa mendengar lagu yang manapun, saya tetap tidak melupakannya.
Sekarang, saya tidak mengetahui kabarnya bagaimana. Apakah dia masih di Tangerang atau di mana, saya tidak tahu. Pasalnya, saya kehilangan kontak dengannya sejak beberapa tahun yang lalu. Semoga saya bisa kembali menemukannya.
Alhamdulillah, di awal bulan ini, saya bisa posting lagi di blog Munadiary. Tanggal 1 Juli ini juga diperingati sebagai Hari Bhayangkara.
Kali ini, saya akan menulis sebuah catatan tentang kartu Loop dari Telkomsel yang sedang saya gunakan di salah satu ponsel lainnya. Kartu GSM lain yang juga saya pakai sekarang ini adalah Tri atau 3.
Ceritanya begini, kartu Loop saya itu kan memiliki masa aktif sampai tanggal 30 Juni kemarin. Setelah tanggal tersebut, artinya kartu ini akan memasuki masa tenggang. Namun, dini hari tadi, saya menerima SMS dari TELKOMSEL yang menyatakan bahwa masa aktif kartu ini diperpanjang.
SMS yang tercatat masuk pukul 02:17 itu berbunyi sebagai berikut.
"Penggunaan terakhir anda adalah 73705.00 dan telah memenuhi pemakaian pulsa minimum. Masa aktif kartu anda diperpanjang selama 90 hari dan akan aktif sampai 29/09/2016"
Cukup lama juga masa aktif perpanjangannya, yaitu selama 3 bulan. Jadi, tanpa diisi pulsa kartunya masih akan aktif selama 90 hari ke depan. Kartu ini memang jarang digunakan. Kecuali kalau ada keperluan untuk menelepon yang mendesak, baru akan diisi ulang pulsa.
Sebenarnya, saya juga kurang mengetahui informasi mengenai berapa pemakaian pulsa minimum agar bisa mendapatkan fitur perpanjangan masa aktif tersebut.
Jika tidak ada perpanjangan ini, sebelumnya saya berencana untuk mengisi ulang pulsa kartu tersebut sebelum masa tenggangnya berakhir agar saya bisa terus menggunakan nomor itu.
Menjelang tidur pada malam Jum'at di akhir Juni ini, saya ingin menuliskan sedikit tentang enaknya menggunakan paket internet 24 jam. Saat ini, saya memang mendaftarkan paket BRONET Axis 5GB 24 jam untuk modem di laptop.
Buat saya, paket internet 24 jam adalah bisa bebas internetan tanpa khawatir kuota habis. Betapa tidak, kalau sebelumnya saya memakai Loop dari Telkomsel yang mana kuota dalam jumlah besar hanya bisa dinikmati sampai jam 9 pagi saja. Sedangkan sebagian kecil kuotanya untuk siang hari hingga malam.
Semakin murah harga paket internet Loop, maka semakin sedikit kuota yang dapat dipakai di siang hari. Paket internet Loop yang paling murah yang terakhir saya beli kemarin adalah Rp 47.500. Berapa kuota yang saya dapat untuk digunakan jam 9 pagi ke atas? Cuma 600 MB. Bagi saya, jumlah tersebut tidak cukup untuk internetan di siang hari selama sebulan. Jika saya ingin mendapatkan kuota yang lebih besar, maka tentunya saya harus merogoh kocek lebih dalam lagi.
Nah, sudah 4 hari ini saya memakai paket internet dari Axis dengan kuota 5GB yang bisa digunakan selama 24 jam tanpa pembagian waktu kuota. Masa aktif dari paket ini adalah 60 hari. Dengan menggunakan paket ini, saya tidak merasa khawatir akan kehabisan kuota sebelum masa aktifnya berakhir. Tidak apa-apa meskipun belum 60 hari kuotanya sudah habis.
Kiranya cukup sampai di sini, saya membuat artikel ini di hari ke-30 bulan Juni tahun 2016. Pasalnya, besok sudah berganti tanggal dan berganti bulan, yaitu bulan Juli.
Saya sudah menggunakan kartu Axis untuk modem guna internetan di laptop selama 3 hari ini. Sebelumnya selama beberapa bulan ke belakang, saya memakai kartu Loop dari Telkomsel. Di dalam memakai Axis ini, ada beberapa perbedaan yang saya rasakan saat internetan dibandingkan dengan menggunakan Loop.
Saya membayar Rp 59.800 untuk internetan dengan memakai Axis ini. Paket internetan yang saya gunakan adalah Paket BRONET 5GB. Sebenarnya, paket ini berharga Rp 49.900, namun dengan pembagian: 2,5 GB di jam 00:00 - 06:00 dan 2,5 GB lagi di 00:00 - 23:59. Sementara dengan tambahan Rp 9.900, saya bisa menikmati 5GB tersebut selama 24 jam. Masa aktif paket ini adalah 60 hari.
Sedangkan saat masih memakai Loop, dengan harga sekira Rp 60 ribuan, saya dapat membeli paket internet dengan kuota sebesar 12,2 GB. Tetapi, itu masih dibagi-bagi lagi di mana 11GB hanya bisa digunakan di jam 00.00 - 09.00. Sementara sisanya sebesar 1,2GB dapat dipakai selama 24 jam. Di sini terlihat kuota dengan jumlah yang lebih besar berada di tengah malam sampai pagi.
Dengan harga yang hampir sama, kuota Loop memang jauh lebih besar. Tetapi, waktunya itu lho yang berada di jam-jam saya istirahat atau tidur. Tentunya di waktu-waktu tersebut saya sedang ngantuk-ngantuknya. Memang sih kuota yang besar itu menguntungkan saat saya banyak mengunggah video ke youtube dengan ukuran file yang besar-besar juga.
Soal kecepatan internet, saya merasa kalau Loop itu memang lebih baik dari Axis. Meskipun Loop juga terkadang lambat di waktu-waktu tertentu. Axis juga kalau lagi lancar, ya baik-baik saja. Semua memang tidak ada yang sempurna. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.